PENGGUNAAN LEGO KONSTRUKTIF SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK TAMAN KANAK-KANAK

Setiap orang sejak bayi hingga dewasa membutuhkan aktivitas yang menyenangkan. Bagi anak Taman Kanak-Kanak, bermain sama maknanya dengan belajar dan bekerja pada orang dewasa. Melalui bermain anak memperoleh pengalaman yang mengandung aspek perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosi. Melalui kegiatan bermain menggunakan alat permainan, anak dirangsang untuk berkembang secara umum baik perkembangan berpikir, bergerak maupun bersosialisasi. Perkembangan motorik halus anak yang kurang baik dapat disebabkan karena kurangnya latihan koordinasi mata, tangan, dan kemampuan pengendalian gerak.
Lego konstruktif merupakan salah satu alat permainan edukatif. Lego sendiri adalah mainan yang bersifat bongkar pasang yang terbuat dari plastic dengan berbagai aneka macam warna dan ukuran.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif menurut Panji Setyosari (2010) merupakan penelitian yang digunakan untuk mengetahui status atau kedudukan sesuatu. Serta teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dan studi kepustakaan.
Melalui permainan lego konstruktif ini anak dapat melatih keterampilan motorik halusnya, melatih konsentrasi, ketekunan, dan daya tahan. Dengan permainan ini koordinasi syaraf, otot-otot halus terlatih, sehingga gerakan jari jemarinya lebih terampil yang akan bermanfaat dikehidupannya kelak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s